Sebenernya film serial ini sudah saya tonton sejak masih kuliah zaman lagi nggarap skripsi. Yah...biasalah.....mahasiswi skripsi yang ga punya kerjaan selaen ngetik2, sok nanya2 dosen biar keliatan skripsinya jalan, sok buka2 buku tebel sebagai pengantar tidur, apalagi hiburannya kalo bukan chatting dan nonton he he he he.........
Naruto berkisah tentang seorang anak yang memiliki banyak alasan untuk menjadi pecundang karena masa lalu dan takdir yang menimpanya. Sejak lahir tubuhnya didiami seekor monster jahat, yang sebenernya dapat men-sah-kan segala tingkah lakunya yang destruktif. Namun ia berbeda. Ia memilih untuk menolak hanyut terbawa karakter buruk monster tersebut.
Ia bukan seorang anak yang ingin menjadi anak baik. Ia hanya memiliki satu tujuan mulia, menjadi Hokage (semacam kepala desa Ninja) untuk melindungi warganya. Satu karakter yang menonjol darinya adalah KEJUJURAN, itulah kiranya yang membuat Naruto ini menjadi seorang yang pemberani. Bertindak apa adanya sesuai yang ia rasakan dan pikirkan.
Film ini sangat inspiratif. Ada banyak pelajaran penting yang bisa diambil, seperti betapa karakter seorang manusia sangat dipengaruhi oleh masa kecilnya. Betapa perlakuan kita pada seorang anak bisa berdampak luar biasa untuk masa depannya.
Satu lagi yang membuat saya terkesan dari seorang Naruto ini, sifatnya yang pantang menyerah benar2 inspiratif.
Menjadi baik memang tidak penting, tetapi memiliki cita-cita luhur dalam hidup jauh lebih utama.
Friday, November 30, 2007
Thursday, November 15, 2007
Gone with the wind
Masih berhubungan dengan email teman tadi.
Untuk apa sih mengejar2 seseorang yang tidak mencintai kita. Tujuannya itu mau ke mana ?
Cinta ? Boleh saja, toh rasa itu timbul tiba2. Tapi kalau memang tidak berbalas, sudahlah.......jangan ganggu dia.....kasihan.......... Mungkin perasaan itu hanya obsesi semata (thinking twice) .
Kalau masih cinta, terimalah rasa itu, biarkan ia tetap ada, tapi hati tetap harus berusaha untuk terbuka dengan kehadiran cinta yang lain.
Aku hanya berpikir dan sedikit membayangkan. Bagaimana rasanya hidup dengan orang yang kita cintai namun tidak mencintai kita. Secara pria itu didesain untuk mencari cinta, dia akan terus mencari cintanya sampai ketemu sepanjang hidupnya. Emang enak menghabiskan hidup dengan orang yang masih mencari2 cinta sejatinya dan pada saat yang bersamaan kita berstatus pasangannya ? Dan bila memang kita mencintainya, apakah tega mengetahui orang yang dicintai tidak bahagia ?
Biarkan sajalah.......................................................................... Life must go on......................
Let by gone be by gone
Untuk apa sih mengejar2 seseorang yang tidak mencintai kita. Tujuannya itu mau ke mana ?
Cinta ? Boleh saja, toh rasa itu timbul tiba2. Tapi kalau memang tidak berbalas, sudahlah.......jangan ganggu dia.....kasihan.......... Mungkin perasaan itu hanya obsesi semata (thinking twice) .
Kalau masih cinta, terimalah rasa itu, biarkan ia tetap ada, tapi hati tetap harus berusaha untuk terbuka dengan kehadiran cinta yang lain.
Aku hanya berpikir dan sedikit membayangkan. Bagaimana rasanya hidup dengan orang yang kita cintai namun tidak mencintai kita. Secara pria itu didesain untuk mencari cinta, dia akan terus mencari cintanya sampai ketemu sepanjang hidupnya. Emang enak menghabiskan hidup dengan orang yang masih mencari2 cinta sejatinya dan pada saat yang bersamaan kita berstatus pasangannya ? Dan bila memang kita mencintainya, apakah tega mengetahui orang yang dicintai tidak bahagia ?
Biarkan sajalah.......................................................................... Life must go on......................
Let by gone be by gone
hinggap di jendela - Cinta
Dunno mau mulai dari mana, tapi tulisan ini terpicu karena email seorang teman. Semoga tidak terlalu sentimentil (argh.......) .
Sering saya mendengar pernyataan seperti "Ah.....aku ga suka dia karena ......" atau "Ah....ternyata dia .....bla bla bla ga mau ah......." dan lain nada semacam itu . Argh.............menurut saya tidak usah pakai alasan2 seperti itu. Cukup katakan saja "Aku tidak mencintainya." tidak perlu pakai alasan2 segala karena inti sebenarnya bukan di alasan2 itu tetapi di perasaan hati yang memang tidak "klik" .
Tidak ada orang yang sempurna, tapi begitu hati meletakkan cintanya pada manusia lain, alasan-alasan itu hanyalah wacana yang malahan akan menambah cinta kita padanya. Trust me.
Sering saya mendengar pernyataan seperti "Ah.....aku ga suka dia karena ......" atau "Ah....ternyata dia .....bla bla bla ga mau ah......." dan lain nada semacam itu . Argh.............menurut saya tidak usah pakai alasan2 seperti itu. Cukup katakan saja "Aku tidak mencintainya." tidak perlu pakai alasan2 segala karena inti sebenarnya bukan di alasan2 itu tetapi di perasaan hati yang memang tidak "klik" .
Tidak ada orang yang sempurna, tapi begitu hati meletakkan cintanya pada manusia lain, alasan-alasan itu hanyalah wacana yang malahan akan menambah cinta kita padanya. Trust me.
Subscribe to:
Posts (Atom)
