Tuesday, October 30, 2007

Museum

Inilah salah satu alasan mengapa saya menyukai kantor saya. Bisa chatting di sela jam kerja (weits.....jangan bilang2 manajer saya yah.... :P ) walaupun hanya dengan teman sekantor. Hanya satu hal yang masih menjadi masalah bagi saya, yaitu AC di kantor terlalu dingin . Saya yang bertubuh lunglit ini hampir tiap hari "berantem" dengan rekan kerja (senior) yang duduk di dekat panel AC, untuk mengecilkannya. Rekan saya yang duduk di dekat panel bertubuh lembam, jadi akan nyaman bagi dia untuk menyalakan AC di posisi High . Disinilah, keahlian bernegoisasi saya ditantang ^_^

Me [8:40]: YO, medium dehh....

Me [8:40]:okay , deak ?

Me [8:40]:*deal

YOYO Yoyo [8:40]:

no deak...

YOYO Yoyo [8:40]:

*deak

Me [8:41]:

deal maksudku

YOYO Yoyo [8:41]:

**deak

YOYO Yoyo [8:41]:

***deal

Me [8:41]:

Yoooooo

Me [8:41]:

ayo lah....kasian yang puasa tuhhh

YOYO Yoyo [8:41]:

jeeeeeeeng

Me [8:41]:

kan kamu pengen High, aku pengen Low

Me [8:42]:

jalan tengahnya ya Medium

YOYO Yoyo [8:42]:

kenapa musti ada jalan tengah...

YOYO Yoyo [8:42]:

kebenaran harus ditegakkan!!!

Me [8:42]:

karna yang lain macet

YOYO Yoyo [8:42]:

merdekaaaaa!!!!!

Me [8:42]:

gelo

YOYO Yoyo [8:42]:

weekendya ngapain aja jeng ?

Me [8:43]:

sebentar kuinget2 dulu

Me [8:47]:

ke rumah sodara, buka bareng.

Me [8:47]:

kamu ngapain Yo ?

YOYO Yoyo [8:47]:

heh ? ingatnya seribu satu malam gitu...

YOYO Yoyo [8:48]:

cuman satu line ?????

YOYO Yoyo [8:48]:

nek... klo capek rebahan ya...

Me [8:48]:

yah...gw suka lupa sama yang udah berlalu

Me [8:48]:

kita kan hanya hidup untuk masa ini.

Me [8:49]:

di injil di katakan, berdoalah untuk roti hari ini

YOYO Yoyo [8:49]:

sok tau....

Me [8:51]:

trsu kata Dale Carnegie, hidup itu seperti mengendarai kapal. Tutup erat2 "pintu" masa lalu dan "pintu" masa depan karena kalau tidak air akan masuk trus tenggelam deh kapalnya

Me [8:51]:

huwe....gw mo ngomong apa sih....

YOYO Yoyo [8:51]:

terus jendela di buka kan ?

Me [8:51]:

jendela masa kini harus dibuka

Me [8:51]:

eh Yo, jadi weekend kemaren kamu rebahan ?

Me [8:51]:

rebahan di mana ?

Me [8:51]:

sama siapa ?

Me [8:51]:

ngapain ?

Me [8:51]:

YOYO Yoyo [8:52]:

rebahan di kos... ama someone... ngapain nya ndak perlu aku kasih tau...

Me [8:53]:

oohh.....

Me [8:53]:

jadi weekend kemaren kerjaan mu gituan doang ?

YOYO Yoyo [8:53]:

iya.. habis mau apa lagi ?

YOYO Yoyo [8:53]:

tp bukan cuman aku koq yg nganggur...

YOYO Yoyo [8:53]:

budi jg ngak kemana2 tuh...

Me [8:53]:

sapa lagi ?

Me [8:54]:

jadi kamu rebahan sama bUDI ?

Me [8:54]:

ohhh......

YOYO Yoyo [8:54]:

dodooolllll!!!!

YOYO Yoyo [8:54]:

@!#$!@#$!@#%!@%@!#$!@#$!@

Me [8:54]:

Me [8:55]:

kapan2 weekend kita pergi yuk...

YOYO Yoyo [8:55]:

ke mana ?

Me [8:55]:

ke museum gimana ?

YOYO Yoyo [8:55]:

boleh jg...

Me [8:55]:

sip

Me [8:55]:

kamu tahu, di Jakarta ini ada lebih dari 100 museum

Me [8:55]:

aku baru masuk ke museum Gajah

YOYO Yoyo [8:56]:

aku malah belon masuk kemana2

Me [8:56]:

berarti setidaknya ada 99 musum lagi yg belum pernah kukunjungi

Me [8:56]:

eh 98 ding, kemaren2 habis dari museum layang2

YOYO Yoyo [8:56]:

bareng angga tuh... dia jg mau ke museum

YOYO Yoyo [8:56]:

layan2 ok... aku skip deh yg itu...

Me [8:56]:

napa ?

YOYO Yoyo [8:57]:

apa yg kamu dapat di museum layang2 ?

Me [8:57]:

cara mbuat layang2

YOYO Yoyo [8:57]:

ya entar deh.. klo perlu ganti profesi aku ke sono...

Me [8:57]:

hi hi hi

Me [8:58]:

aku sih ga pengen ngulang ke museum layang2

Me [8:58]:

aku pengen ke museum Fatahhillah

Me [8:58]:

trus makam Belanda

Me [8:58]:

trus museum Naskah Proklamasi

Me [8:58]:

museum yang terakhir itu kamu tahu tiket masuknya berapa ?

YOYO Yoyo [8:58]:

berapa ?

Me [8:58]:

Rp. 100,- !!!

Me [8:58]:

Tragis kan

YOYO Yoyo [8:59]:

kenapa tragis ?

YOYO Yoyo [8:59]:

maksudnya murah kan biar orang jadi sering ke sana jeng...

Me [8:59]:

aku sempet ngobrol2 sama penjaganya waktu lagi nunggu bis

Me [8:59]:

Kenyataannya di Jakarta kan ga gitu. Barang murah lebih sedikit pembelinya daripada barang mahal

YOYO Yoyo [9:00]:

itu kan harta nasional... semua orang indonesia berhak masuk sana

Me [9:00]:

dokter yang pasang tarif murah malah ga laku.

YOYO Yoyo [9:00]:

tp bukan berarti museum jg kan ?

Me [9:00]:

Me [9:00]:

oke deh...

Me [9:00]:

tapi secara marketing itu salah besar

Me [9:00]:

tujuan agar banyak orang yang datang malah ga kecapai.

YOYO Yoyo [9:02]:

emang ada museum yg berhasil bikin orang banyak datang...

Me [9:02]:

ada

Me [9:02]:

museum Louvre

YOYO Yoyo [9:02]:

hehehehe....

YOYO Yoyo [9:03]:

setelah da vinci code kan ?

Me [9:03]:

kayaknya enggak juga sih

YOYO Yoyo [9:03]:

setau ku sih semua museum merugi...

Me [9:03]:

tapi setiap orang yang ke Perancis, museum itu jadi salah satu tempat tujuan wisata tho ?

Me [9:03]:

ohh....kalo untuk cari benefit emang ga mungkin

Me [9:04]:

hmmm bukan ga mungkin, tapi tidak mudah

YOYO Yoyo [9:06]:

jadi menurut kamu kalo tarifnya di bikin 100rb museum nya bkal ramai ?

Me [9:06]:

apa lagi itu.....keputusan marketing yang bodoh

Me [9:06]:

he he he peace Yo ^_^v

Me [9:06]:

bcandaa

YOYO Yoyo [9:06]:

terus berapa menurut kamu ?

Me [9:07]:

yaaa 5000 lah......atau 3500 seharga tiket busway , KALAU kondisinya tetap seperti itu

Me [9:07]:

100 ribu oke juga, kalo kondisinya di perbaharui secara modern.

Me [9:08]:

jadi barang2 yang dipajang semuanya hologram

Me [9:08]:

naskah2nya hologram

YOYO Yoyo [9:09]:

jadi menurut kamu :

YOYO Yoyo [9:09]:

1. orang jakarta itu ngak suka barang murah....

YOYO Yoyo [9:10]:

2. penaikan tarif museum kan membuat orang jkt mau datang ke museum

YOYO Yoyo [9:10]:

gitu ?

Me [9:11]:

enggak

Me [9:11]:

YOYO Yoyo [9:11]:

terus ?

Me [9:12]:

Kalo gw jadi pengelola museum, museum ga laku bakal jadi laku

Me [9:12]:

hahahahahah......

Me [9:12]:

itu kesimpulannya

YOYO Yoyo [9:13]:

hehehe....

YOYO Yoyo [9:14]:

oh ya ? yakin ya ?

Me [9:15]:

ya

YOYO Yoyo [9:15]:

program seperti apa yg ibu ajeng akan lakukan

YOYO Yoyo [9:15]:

untuk menarik khalayak banyak utk berkunjung ke museum yg ibu pimpin ?

Me [9:15]:

*little bit suspicious (tumben Yoyo ga' ncela)

Me [9:17]:

Ohh....saya akan menyewa sebuah marketing konsultan terkemuka untuk mempromosikannya dan melakukan pembaharuan. Dengan kontrak, jasa akan dibayar 10% dari keuntungan selama 1 tahun

Me [9:17]:

humm........mungkin bisa deh 40% dari total keuntungan 1 tahun

YOYO Yoyo [9:17]:

lah klo itu mah bukan programnya si marketing konsultan dong bu...

Me [9:18]:

?

YOYO Yoyo [9:18]:

pemimpin sekarang kan jg bisa sewa konsultan, apa yg membedakan ibu dgn pemimpin seblonnya ?

Me [9:18]:

pemimpin sebelumnya tidak berpiokir untuk menyewa marketing konsultan

Me [9:18]:

Me [9:18]:

bukan begitu saudara Yoyo

YOYO Yoyo [9:21]:

iya deh bu....

YOYO Yoyo [9:21]:

tp emang konsultannya pasti mau ya bu ?

YOYO Yoyo [9:22]:

kan kontraknya keuntungan 10% 1 tahun...

YOYO Yoyo [9:22]:

tp ibu sendiri tadi bilang museum susah untungnya...

Me [9:23]:

makanya itu tantangan buat marketing konsultan itu. semakin dia memberikan banyak keuntungan pada museum, semakin banyak pula keuntungannya.

Me [9:23]:

Oh ya, saya ralat bukan 10 %, tapi 40 %

YOYO Yoyo [9:23]:

(heheh... mo 100% jg.. klo ngak untung kan ngak dapat apa2 )

YOYO Yoyo [9:24]:

apa ngak mending konsultan nya cari tantangan yg mendatangkan laba bu ?

YOYO Yoyo [9:24]:

ngapain jg musti nantang2

YOYO Yoyo [9:24]:

?

Me [9:24]:

ah...saya kira saudara Yoyo tidak menangkap maksud saya

Me [9:24]:

Me [9:25]: Perlu diketahui saudara Yoyo

Me [9:25]:

ini saya ambil dari perhitungan bodon ya (*bodon = bodoh)

Me [9:26]:

semisal, pasar kita tujukan pada anak2 sekolah dari TK sampai SMP. Hitung saja pemasukan yang akan didapat dari seluruh pelajar TK-SMP se-Jakarta, belum dari daerah lain. Itu apabila kita bisa membangun citra museum sehingga menjadi menarik minat mereka

Me [9:27]:

satu hal yang bisa menjadi kunci untuk menarik minat seseorang ke museum adalah memberikan pada mereka pengalaman untuk merasakan kehidupan di masa lalu.

YOYO Yoyo [9:27]:

katanya jgn hidup dimasa lalu bu ?

Me [9:27]:

tinggal pengemasaannya, terus terang saya beluma ahli dalam bidang itu

YOYO Yoyo [9:27]:

entar tenggelam kaya kapal...

Me [9:27]:

wah ini konteks berbeda saudara Yoyo. Saya berbicara mengenai museum bukan mengenai kehidupan

Me [9:27]:

YOYO Yoyo [9:27]:

ya ya ya... saya bisa mengerti poinnya ibu ajeng...

Me [9:28]:

terimakasih saudara telah berusaha mengerti saya

YOYO Yoyo [9:28]:

ya... sukses deh bu dgn program2nya...

Me [9:28]:

sama-sama saudara Yoyo

YOYO Yoyo [9:28]:

moga2 museum di tanah air makin baik...

Me [9:28]:

Semoga sukses juga dalam pekerjaannya sekarang

Me [9:28]:

Amin !



Oh ya mengenai AC, akhirnya rekan saya ini berkenan untuk mengecilkannya ^_^

0 comments: