Barusan kemaren saya posting mengenai perceraian dengan segala ke-sok tahuan diri. Hari berikutnya teman saya cerita dengan bangganya bahwa dia bercerai dengan suaminya dalam proses yang sangat singkat, hanya 1 bulan lebih 1 minggu, setelah 2-3 tahun pernikahan. Saat itu saya speechless dan melontarkan pertanyaan konyol "Kok bisa ?" .
Simple saja, alasannya adalah "We are the perfect friend but not perfect couple." Ya, alasan yang baru pertama kali saya dengar, bisa dibilang "bosan" mungkin. Ternyata masalah dalam pernikahan ada juga ya masalah bosan selain berantem dan segala ketidakcocokan. Saya tidak berniat menghakimi karena saya tidak mengalaminya sendiri, tapi ini benar2 wacana yang membuat speechless. Maklum lingkungan saya beredar tidak dekat dengan hal2 seperti ini.
Alasan yang menguatkan perpisahan mereka adalah, hilangnya chemistry. Dan mereka sepakat, bahwa mereka adalah teman yang baik. Lebih baik bercerai sekarang sehingga masing2 bisa menemukan soulmate sejatinya sebelum terlalu tua. Mereka pisah dengan gembira .
Logis ??? What is logis ????
Ya ya ya ......hal seperti ini bisa terjadi pada siapa saja. Bila dapat memilih tidak ada yang mau mengalami (mungkin).
Ah...saya tidak tahu Tuhan.
Just don't leave me alone my dear God. Always accompany me to face this uncertainty life.
Jangan dikira cinta datang dari keakraban yang lama dan karena pendekatan yang tekun.
Cinta adalah kecocokan jiwa dan jika itu tidak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad. - Kahlil Gibran
Tuesday, October 30, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment